bagaimana watak paraga dari cerita dewa ruci?

Berikut watak paraga dari cerita dewa ruci :

  • Branthasena : gedhe kekarepane, kesatrya, sakti gagah perkasa, Kendhel, manut taat  guru.
  • Druyudana : pengen menang dwe, iri, jahat, murka utawi serakah, seneng nuruti nafsu.
  • Sengkuni :elek, licik, tukang adu-adu.
  • Durna : licik lan sayang marang murid.
  • Dewi Kunthi : apik lan sayang marang anake.
  • Pandhawa : care marang dulur, kompak.
  • Bathara Indra lan Bathara Bayu :apik.
  • Anoman : apik lan kesatriya.
  • Tunggal Bayu : apik lan kesatriya.
  • Kaka Maenaka : apik lan kesatriya.
  • Jajag Moreke : apik lan kesatriya.
  • Gajah Situ Bandha : apik lan kesatriya.

Pembahasan

Dewa Ruci adalah nama seorang Dewa kerdil yang dijumpai oleh Bima (Werkudara) dalam sebuah perjalanan mencari air kehidupan. Nama Dewa Ruci kemudian diadopsi menjadi lakon atau judul pertunjukan wayang yang berisi ajaran atau falsafah hidup moral orang Jawa.

Dewa Ruci adalah lakon carangan dari Mahabharata yang dapat dibilang penting dan "berat". Lakon ini jarang dipentaskan karena tidak semua dalang mau dan mampu mementaskannya secara sembarangan. Cerita ini sederhana dan menjadi cerita favorit para orang tua yang bercerita kepada anaknya, guru kepada muridnya, dan aliran kebathinan yang disebut Kejawen.  Aliran kejawen dulu di jaman Soeharto disebut Aliran Kepercayaan. Cerita ini dikenal berat karena cerita di dalamnya mengandung jalan kontemplasi tentang asal dan tujuan hidup manusia (sangkan paraning dumadi), menyingkap kerinduan akan Tuhan dan perjalanan rohani untuk mencapai-Nya (manunggaling kawula Gusti).

Pelajari lebih lanjut

Detail jawaban:

Kelas: VIII

Mapel: Bahasa Jawa

Bab: 16. pementasan teater tradisional

Kode : 8.19.16

#AyoBelajar #SPJ2


LihatTutupKomentar